Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Untuk itu, mulai jenjang SMP, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan dijadikan sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran.
"Jadi TIK menjadi media semua mata pelajaran untuk jenjang SMP ini sehingga anak-anak juga bisa mengenal teknologi dengan baik," kata Nuh saat jumpa pers di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
"Tidak ada pelajaran komputer sendiri. Itu semua diintegrasikan dengan mata pelajaran lain," jelas Nuh.
Rencananya, pihaknya akan mendorong agar tiap sekolah dilengkapi dengan perangkat komputer dan sambungan internet sehingga memudahkan anak-anak dalam menerapkan TIK yang menjadi media dalam tiap mata pelajaran.
"Seharusnya seperti itu. Komputer paling tidak tiap sekolah harus punya untuk anak didiknya," ungkap Nuh.
Meski sarana pembelajarannya ditekankan dengan TIK, pendekatan yang dilakukan pada tingkatan ini tidak jauh berbeda dengan pendekatan pada pendidikan dasar. Sains tetap menjadi penggerak dan terintegrasi dengan mata pelajaran lain.
Kendati demikian, IPA dan IPS telah muncul sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri. Begitu pula dengan bahasa Inggris yang mulai diajarkan untuk membentuk ketrampilan bahasa dan masuk dalam struktur kurikulum baru sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri.
Dengan perubahan kurikulum ini, 12 mata pelajaran yang dulu diajarkan pada tingkat SMP menjadi berkurang menjadi 10 mata pelajaran yaitu Agama, PPKn, Matematika, bahasa Indonesia, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, IPA, IPS, bahasa Inggris dan Prakarya.
Sementara untuk mata pelajaran pengembangan diri, seperti TIK akan diintegrasikan ke semua mata pelajaran. Tidak hanya itu, penilaian pada jenjang sekolah ini juga sedikit mengalami perubahan. Hasil karya atau portofolio anak-anak ini akan dijadikan instrumen untuk penilaian juga.
"Ini untuk mendorong agar anak-anak bisa kreatif. Karena itu ada mata pelajaran Prakarya dalam kurikulum baru ini," tandasnya.
Kumpulan Opini Guru TIK Dalam Uji Publik Kurikulum 2013 bagian 47
-
Saya adalah salah satu guru TIK yang sudah mempunyai Sertifikat mengajar TIK dari sekian ribu Guru TIK Seluruh Indonesia.Dengan di hapusnya mata pelajaran TIK di SMP,terus bagaimana nasib guru TIK (Solusinya),mengingat aturan yang ada untuk mendapatkan tunjang Sertifikasi Guru,harus mengajar minimal 24 Jam.Apakah guru TIK Nanti hanya sebagai pembantu(pendamping guru mata pelajaran lain). Saya mohon dibalas lewat email,sehingga saya bisa memberi penjelasan kepada guru-guru TIK yang sedang resah di Kota saya. Mohon ada tanggapannya yang resmi.
-
acukup banyak guru TIK yang akan kehilangan jam mengajar bila TIK tidak memiliki tempat dalam struktur kurikulum 2013. Cukup banyak pula guru TIK yang sudah memiliki sertifikat profesi serta menerima tunjangan sertifikasi yang bertanya-tanya apakah semua itu akan hilang dengan hapusnya mapel TIK? Jika membaca struktur kurikulum 2013, saya menyimpulkan bahwa Seni budaya, PJORK serta prakarya masuk kategori muatan lokal. itu berarti ada unsur kedaerahan didalam ketiga mapel tersebut. Adanya mapel prakarya tentu membutuhkan guru dengan keahlian yang sesuai. Mengapa harus membuang yang ada (guru TIK) dan mencari yang baru (guru prakarya). begitu tidak bermanfaatkah TIK bagi siswa? apakah cukup guru mapel yang harus melek IT sedangkan siswa dibiarkan mengasah kemampuannya sendiri?
-
1. Struktur kurikulum itu bukan penyusunan jadwal pelajaran, tetapi affirmative action 2.Dahulu yang ngotot mengubah 6 hari studi menjadi 5 hari studi itu siapa ?? Kalau sekarang jumlah jam ditambah, siapa yang akan menanggung makan siang siswa ??
-
saya adalah guru TIK smpn 2 merangin. terus bila pelajaran TIK tidak ada. 1. bagai mana nasib mahasiswa dan sarjana jurusan TIK yang telah lulus. 2. apakah perguruan tinggi yang membuka jurusan keguruan bidang TIK harus ditutup. mohon pak mentri dan bapak - bapak yang membuat kebijakan untuk memperhatikan nasib kami.
-
Kepada bapak-bapak atau ibu-ibu pembuat kebijakan mohonlah kiranya yang sudah ada jangan dibuat bingung dan membingungkan terutama bagi guru-guru TIK, dulu sebelum ada TIK (masih termasuk salah satu pelajaran Muatan Lokal), kemudian masuk menjadi Mata Pelajaran TIK, sekarang malah mau dihilangkan lagi (bingung kan?), kemudian juga guru-guru TIKnya mau dikemanakan?, mau diapakan? (bingung lagi kan?), menurut gambaran saya apabila kurikulum 2013 tetap digulirkan ; 1. Guru TIK harus bagaimana?, 2. Guru TIK yang sudah bersertifikasi harus bagaimana?. Jangan sampai kebijakan itu dibuat karena bapak-bapak atau ibu-ibu pembuat kebijakan sedang menjabat menjadi pembuat kebijakan.
-
Mohon penjelasan posisi/keberadaan Bimbingan Konseling ada di mana ?
-
mohon di jelas kan yang detail...guru tik bagaimana....dan integrasi kemana....kalau merubah di sertai keterangan yg jelas.
-
Bagi sekolah smp yang berada di kota mungkin sarana dan prasarananya sudah sangat layak, begitu juga dengan penguasaan IT nya (mungkin)? tapi bagaimana dengan sekolah yang ada di pedesaan (yang rata-rata penghasilan orang tua rendah) dan di daerah pedalaman. Siswa tahu komputer juga dari sekolah bagaimana kalau pelajaran TIK di hilangkan bagaimana murid belajar? ada pelajaran TIK saja tapi fasilitas untuk akses internet susah. Apalagi TIK tidak ada, terus bagaimana mereka belajar, padahal perkembangan teknologi sangat cepat. Dan bagaimana nasib guru TIK?
-
Sangat tidak setuju mapel TIK dihilangkan (tidak berdiri sendiri). Ini sangat sensitif, karena bagaimanapun itu semua dampaknya berkaitan dengan nasib guru TIK dan guru-guru mapel lainnya dalam hal penerimaan TPP. Kalaupun harus mengajar mapel lain, hal itu tidak mudah dan butuh waktu lama untuk menguasai dan menyesuaikan dengan materi mapel baru. Bagaimana dengan kesesuaian sertifikat pendidik dengan mapel yang diampu? Dan apakah itu tidak akan menggangu mapel lain terkait dengan pemenuhan jumlah jam minimal 24 jam per minggu? Artinya kalau nasib guru tidak ada kepastian maka mengajarnya ya tidak akan maksimal dan akhirnya yang menjadi korban ya murid juga. Di sisi lain boleh tanya pada semua warga sekolah, bagaimana peran guru TIK selama ini di sekolahnya. Mayoritas dari mereka sangat dibutuhkan selain mengajar. Mereka membantu menyelesaikan administrasi sekolah, KS, guru dan TU a.l. penyusunan RKS-RKAS, penyelesaian dapodik, nominasi peserta UN, impasing jabatan dan PAK, pemberkasan TPP, EDS, akreditasi sekolah, penyusunan berbagai proposal dan laporan dan dalam berbagai kegiatan dan pelatihan terkait TIK termasuk UKG, dan akhirnya yang diterima…seperti guru buangan…mengenaskan. Ah ….kasihan. Saya usul: bagaimana kalau guru TIK tidak lagi mengajar di kelas tetapi dijadikan semacam konsultan TIK disekolahnya untuk membimbing siswa, guru, TU termasuk KS. Sedangkan perhitungan jam mengajarnya disesuaikan seperti guru BK, dengan membimbing ….. siswa, guru, TU termasuk KS setara dengan….jampel dan menggunakan lab TIK sebagai kantornya, kan mubadzir kalau fasilitas lab TIK nganggur.
-
Saya guru TIK SMP yang sudah bersertifikasi sejak tahun 2008. Saya sangat tidak setuju dengan dihapusnya mapel TIK di SMP. Mau dikemanakan para guru TIK SMP yg sdh bersertifikasi? Dan bagaiman nasib mahasiswa Pendidikan TI nanti setelah lulus kuliah? Kepada bapak yang berwewenang (khususnya Pak Nuh) mohon solusinya utk para guru TIK SMP dan mahasiswa TI. Terus terang semua guru TIK SMP resah dan gelisah dengan adanya mapel TIK dihapus. Katanya sekarang harus melek TI. Apakah guru TIK mau dikesampingkan? Tolonr Pak Menteri (Pak Nuh)!
-
TIK dihilangkan di SMP/MTs ? saya hanya bisa ucapkan Alhamdulillah 'ala kulli hal. Walau pun saya guru TIK dan sudah mengajar 4 tahun menuju 5 tahun, saya pastikan akan tetap ikhlas menerima ketetapan yang pemerintah lakukan. Sedikit ber opini, TIK memang pelajaran yang dengan nya bisa menguasai dunia, tapi sungguh pelajaran ini tidak terlalu diperlukan dan cukup dipelajari secara person-person. Lihat lah betapa banyak orang yang tanpa belajar di sekolah mampu mengetik, menghitung via Excel, berinternet ria (game online, FB, TW, dll). Akan tetapi, saran saya alangkah bagusnya bila pelajaran TIK di baharukan dan lebih spesifik, seperti misalkan ; Mengelola blog, membangun WEB, mulai memahami bahasa pemrograman dasar. Bukankah mata pelajaran Bahasa Indonesia ditambah ? Maka, murid dapat meningkatkan bakatnya dalam bidang sastra dengan menulis di blog yang diajar oleh guru TIK yang lama. Bisa juga di blog ini siswa mulai berkreasi membuat toko online. Dan kedepan dengan menggunakan kemudahan teknologi, tidak diperlukan lagi ujian kertas bagi sekolah yang telah mampu secara fasilitas. Guru bisa menggunakan blog nya untuk memuat ujian online yang bisa dengan mudah dengan bantuan formulir google. ini mungkin bisa memberikan ganti mata pelajaran bagi kami para Guru TIK. Jadi ganti saja meteri pembelajarannya, jangan ganti gurunya. Satu saran saya lainnya, dimana mata Pelajaran yang dengannya kita dapat menguasai dunia dan akhirat. MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA. Pelajaran ini jauh lebih penting untuk di tambah les nya dari pada yang lain. Yakinlah bila bagus agama seseorang maka bagus lah kehidupannya wallahu a'lam....
-
Pada penjelasan slide 47: "Kurikulum yang sekarang berlaku terdiri dari komponen Mata pelajaran, Komponen Muatan Lokal dan Komponen Pengembangan Diri" kalimat tersebut berbeda dengan yang ada pada slide 46 yang mengatakan: "Mata Pelajaran Pengembangan Diri" dari situ jelas bahwa yang tepat adalah penjelasan pada slide 47. Jadi Pengembangan diri bukan merupakan suatu Mata Pelajaran, tetapi merupakan bagian dari struktur kurikulum yang sekarang berlaku. Berdasarkan Usulan Struktur Kurikulum baru tidak adanya kejelasan posisi Pelayanan Bimbingan dan Konseling, dimana posisi Bimbingan dan Konseling???? Terkait keberadaan serta peran Bimbingan dan Konseling, Saya mohon Tim perumus berkoordinasi dan minta masukan dari Organisasi Profesi Konseling atau ABKIN agar Kurikulum 2013 nanti bisa lebih baik dengan mempertimbangkan berbagai aspek pekembangan siswa asuh secara menyeluruh, semoga bermanfaat. Terimakasih
-
Tim Perumus yth. Struktur yang saya usulkan untuk Kelompok B, bagaimana bila mulok Bahasa Daerah (Jawa, Madura, dll) tetap dimasukkan dengan mengurangi 1 jam pelajaran Seni Budaya dan 1 jam pelajaran Penjas-Orkes
-
Tim Perumus yth, struktur ini sdh bagus dengan pengurangan mata pelajaran, hanya saja penambahan jam belajar siswa wow cukup membebankan waktu siswa belajar, dan siswa mungkin harus pulang larut malam, karena biasanya di sekolah kami hampir 90 % mengikuti bimbel di luar sekolah. usulan yang pokok kami perlu ditinjau ulang jam Pejasorkes 3 jam perminggu, ini akan menjadi masalah seperti KBK, karena pelajaran Penjasorkes harus dilakukan disiang hari saat terik matahari
-
Tim perumus kurikulum yth: struktur ini sudah bagus tetapikenapa mp TIK dihapuskan jadi guru TIK mau dikemanakan atau pindahkan aja kekantor kemendikanas pusat. kemudian saya mau mengomentari sedikit tentang perubahan kurikulum 2013 katanya mau membentuk karakter anak dimasa yang akan datang menurut saya walaupun berubah kurikulm bentuk apapun kalau senadainnya jumlah jam pelajaran agama masih 2 jam tidak akan terbentuk karakter manusia yang dinginkan oleh kurikulum ini. sebaiknya perumus untuk memperhatikan jam pelajaran agama untuk ditambah minimal 4 jam karena kehidupan kita tidak akan lepas dari agama yang kita anut karena pelajaran agama akan membentuk karakter manusia yang beriman dan bertaqwa. trimakasih.
-
1. Mapel Agama cuma 2 jam ??? Sangat-sangat kurang untuk membentuk generasi bangsa yg berakhlak mulia, berkarakter dan taqwa kpd Tuhan YME. 2. Bahasa Indonesia jadi 6 jam??? Rata-rata UN bhs Indonesia tertinggi, kenapa malah ditambah? Sejak lahir sdh bisa berbahasa Indonesia. Di daerah diluar jabotabek saja semua anak-anak sudah memakai Bhs Indonesia bahkan sdh susah berbahasa daerah setempat. 3. TIK hilang ??? Praktis generasi bangsa terlebih dipedesaan pasti tambah Gaptek. Sekarang saja masih banyak yg blm bisa komputer. Kedepan generasi penerus hanya sebatas pengguna (USER) saja. Tanpa ada orang yang berkompenten dalam menciptakan teknologi baru. Guru TIK rata-rata lebih berkompeten dari guru lain. Mau dikemanakan ???
-
TIK sangat berkembang saat ini, kenapa mapel TIK malah dihapus, apa sudah tidak penting lagi TIK di indonesia??? harap di pertimbangkan!!!
-
TIK untuk siswa SMP di hapus di di gabungkan,, kepada pengambil kebijakan apakah sdh melakukan survey,, apa kah guru2 yang ada rata2 sdh melaksanakan pendidikan dengan menggunakan TIK.. mau di kemanakan guru TIK yang baru di angkat di ataupun yang sdh lama seluruh Indonesia.
-
Jika TIK dihapus, mungkin pemerintah sudah menyiapkan solusinya bagi guru TIK, apakah mutasi, menjadi guru pembimbing, guru ekstra, atau mengampu mapel prakarya. Namun jika kita melihat dari sisi siswa, apakah benar TIK tidak mereka butuhkan? Di tempat kami di Wonosobo masih banyak SMP yang sangat terbatas fasilitas komputernya, tapi mereka tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk peserta didiknya. Mohon dipertimbangkan apakah mapel prakarya lebih mendesak dan lebih penting dibandingkan dengan mapel TIK? Di Jawa Tengah ada muatan lokal bahasa jawa, dimana di dalamnya juga diajarkan banyak sekali karakter bangsa... jika dihapuskan bagaimana kita mau membentuk generasi yang berkarakter?
-
Jika TIK SMP dihapus, apakah memang guru mapel lain sudah mahir menggunakan TIK sebagai bahan ajar? Kenyataannya di sebagaian besar sekolah di Jawa Tengah, saat menghadapi UKG "mereka" baru saja minta dikenalkan & diajari cara mengerjakan soal UKG online. Lantas mau dikemanakan guru TIK SMP yang sudah bersertifikasi & yg belum sertifikasi? Untuk apa LPTK membuka jurusan TIK?
-
"BANGSA MAJU adalah bangsa yang mampu menguasai ilmu pendidikan dan teknologi (IPTEK)". TIK yang diajarkan di SMP menjadi ujung tombak dalam membuka cakrawala IPTEK melalui INTERNET khususnya bagi siswa. Jika mata pelajaran TIK dihapus dari KURIKULUM 2013, sama artinya MENUTUP PELUANG bangsa menjadi MAJU. Setahu saya KURIKULUM diciptakan untuk memajukan pendidikan nasional dan mencapai cita-cita pendidikan nasional. Untuk itu saya berharap kepada PENGEMBANG KURIKULUM bekerja untuk memajukan PENDIDIKAN NASIONAL, BUKAN menutup peluang yang sudah berjalan dengan BAIK. Oleh karena itu SEBAIKNYA TIK TETAP MASUK DALAM KURIKULUM 2013.
-
kalau TIK dihapus dan hanya diterapkan saja dengan mata pelajaran lain berarti memperkecil pengetahuan IPTEK yang semakin berkembang dan bagaimana nasib guru TIK. sebaiknya TIK tetap masuk dalam kurikulum 2013
-
saya guru penjaskes setuju jam pelajaran penjasorkes ditambah bahkan sebaiknya 4 jam pelajaran/ minggu akan menjadi 2 kali pertemuan/minggu agar tingkat kebugaran jasmani siswa lebih baik bukan sekedar ketrampilan berolahraga. TIDAK SETUJU TIK dihapus, jam pelajaran bahasa indonesia, matematika, IPA dan IPS tetap 4 jam pelajaran, karena kalau ditambah tetap aja pendidikan kita terfokus ke aspek intelegensi, IQ lagi IQ lagi, sementera untuk emosional, psikomotor, estetika dan spiritual tetap dibatasi. bahkan TIK dikebiri. untuk mengurangi beban belajar siswa sebaiknya guru IPA dan IPS hanya satu orang. untuk di sekolah tertentu IPS bisa aja oleh 3 orang guru "apa ngga mumet tuch siswa". sisi lain jika jam pelajaran yang di UN kan dikurangi guru yang bersangkutan sekolah akan mengadakan jam tambahan apa itu bukan tunjangan untuk guru yang bersangkutan.
-
Kalau menurut sy,sebaiknya mapel TIK SMP tidak di hapus dari kurikulum 2013,karena akan menimbulkan masalah baru bagi guru TIK SMP terutama yang sudah bersertifikasi,kecuali Kemdikbud segera menyampaikan solusinya sehingga tidak menimbulkan keresahan para guru TIK SMP di seluruh indonesia. selama ini fakta di lapangan yang saya tahu justru guru TIK menjadi penopang dan pembina TIK di sekolah,baik untuk siswa maupun guru mapel lainnya,fakta lain juga guru mapel lain sangat terbantu dengan hadirnya mapel TIK di KTSP,sampai UKG online tahun 2012 ini pun leader di lapangan (Operator TUKG ) banyak dari teman guru TIK,bagaimana mungkin mau memberdayakan mapel lain agar memakai TIK dalam setiap pelajarannya jika TIK sendiri malah dihilangkan......hasil UKG tahun ini bisa menjadi salah satu indikasi bahwa TIK dan gurunya masih sangat di butuhkan,untuk itu mohon maaf ijinkan saya menawarkan solusi untuk masalah ini : 1. Kalau memang belum bersifat final,maka saya tetap mengusulkan agar TIK tetap ada seperti di KTSP 2006 ( 2 jp ),sehingga menghindari masalah tentang guru TIK yang sudah ada sekarang, baik yang PNS maupun Honorer,toh faktanya TIK masih sangat di butuhkan keberadaannya bagi siswa. 2. Apabila memang sudah tidak ada pilihan lain,dan TIK memang harus DI HAPUS sebagai MAPEL yang berdiri sendiri, maka saya mengusulkan agar TIK tetap boleh masuk sebagai muatan lokal dalam mapel PRAKARYA,artinya secara substansi TIK hanya hilang namanya, tapi substansi materinya masih ada di dalam mapel prakarya tersebut. 3. Apabila cara ke 2 diatas tetap tidak bisa dipenuhi,maka saran saya yaitu guru TIK utamanya yang sudah bersertifikasi harus tetap di akui mengajar TIK 24 jam sehingga tetap bisa menerima hak tunjangannya dengan tugas POLA BARU menjadi guru pembimbing TIK ( seperti tugas guru BP/BK ) untuk membimbing guru mapel lain mendayagunakan dan memanfaatkan TIK untuk pembelajaran dengan RASIO tertentu, misal membina beberapa Guru mapel lain = 24 jp. ini saja masukan yang bisa saya berikan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap pendidikan,dan saya yakin guru TIK tidak akan dirugikan dengan kurikulum 2013,tetapi akan semakin di butuhkan.
-
yth perumusan kurikulum 2013 kami sangat senang atas kebijakan pemerintah untuk memperbaiki kurikulum namun harapan kami kurikulum itu benar2 sesuai dengan harapan d kebutuhan bangsa indonesia, kita mengharapkan manusia berkarakter,jujur,menghargai, sopan d santun bermoral anti korupsi,anti kekerasan serta beriman kpd Tuhan ygMaha esa itu semua terdapat pd mapel agama, mohon jam agama di tambah menjadi 4 jam semoga bagsa indonesia menjadi bangsa yang bermartabat dan bermoral amin.untuk pelajaran tik tolong jangan di hapus kasihan guru2 yg telah mengabdi d sekolah mau d campak kemana mereka bagaimana nasibnya mohon di pertimbangkn trimakasih
-
Perubahan PKn menjadi PPKn memang menjadi pilihan dan langkah yang strategis untuk bisa meningkatkan pemahaman dan aktualisasi nilai-nilai moral yang baik. Peningkatan jumlah jam menjadi 3 jam akan lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pendidikan tingkah laku yang lebih baik. Sebaliknya untuk Bahasa Indonesia menjadi 6 jam terlalu banyak dan akan menyebabkan kejenuhan akan lebih baik kalau tetap mempertahankan mapel TIK seperti pada kurikulum sebelumnya.
-
TIK masih sangat dibutuhkan siswa tingkat SMP seharusnya tetap dipertahankan dikurikulum 2013 dalam mapel tersendiri. Jika TIK dihapuskan tugas dan fungsi guru TIK mau dikemanakan??? hal yang sama juga dialami Mapel Mulok Bahasa Jawa yang tidak mendapat tempat dikurikulum 2013..
-
mapel TIK hrs tetap dipertahankan krn mapel ini membutuhkan keilmuan khusus. Jika mapel ini tidak diberikan dan kemudian peserta didik diharuskan mengoperasikan peralatan IT, bagaimana peserta didik bs memperoleh ilmu utk mengoperasikan peralatan tersebut?
-
Matpel PPKn SMP 3 jam per minggu ya sudah cukup,semoga nanti bisa ditunjang dengan prasarana informasi dan teknologi(TIK) yang merata buat seluruh sekolah di tanah air. Hanya kami prihatin dengan rekan kami yang mengampu TIK semoga nanti ada solusi dan bisa share pengetahuan dengan guru matpel yang lainnya. Bismillah
-
Kurikulum berbasis ICT, tapi mengapa justru Mapel TIK yang dihilangkan ? Sejauh ini saya berharap justru ada pengembanganKurikulum untuk Mapel TIK lebih luas lagi seperti pengenalan pada Open Source, Desain Grafis, Multimedia dll yang akan bermanfaat untuk Pengembangan Kurikulum Berbasis ICT bagi mata pelajaran yang lain. Dan satu hal lagi, pernah saya kemukakan di depan siswa, bagaimana jika seandainya pelajaran TIK dihilangkan ? dan Tanggapan mereka (siswa) adalah "Sangat Tidak Setuju" alasannya karena TIK adalah salah satu mata pelajaran yang banyak diminati dan manfaat penggunaannya sudah mulai dirasakan siswa. Kalo seandainya Sekolah boleh menjadikan TIK sebagai Mulok (Keterampilan ICT) mungkin lain lagi ceritanya. dan saya melihat ada beberapa mapel yg jumlah jamnya lebih banyak, Tidakkah itu justru akan memberatkan siswa ? Dan apakah kecerdasan seorang siswa hanya dapat dinilai dengat Kognitif saja ? Tentu tidak.
-
saran buat Tim Perumus Kurikulum SMP: 1. Jam Pendidikan Agama perlu ditambah menjadi 3 jam, karena perlunya penanaman ahlak dan bekal religius di usia puber. 2. Jam Bahasa Indonesia dan IPA cukup 4 jam, karena hasil UN sudah cukup baik 3. Jam Bahasa Inggris perlu ditambah menjadi 5 jam, untuk menyiapkan generasi yang siap bersaing diera global. 4. Bahasa Daerah sebagai bahasa ibu dan keseharian perlu diberi porsi jam.
-
Saya Guru TIK yang peduli akhlak Siswa punya saran buat Tim Perumus Kurikulum SMP 2013 : 1. Serahkan sesuatu pada ahlinya ! 2. Tik tidak dihilangkan tapi diperbaharui materinya,contoh siswa smp dituntut membuat prakarya contoh, mading,game sederhana olah logika dasar dan materi yang memacu siswa berpikir positip dan materi INTERNET dihilangkan di tingkat dasar kalau memang pemerintah sudah galau dengan kondisi siswa sekarang contoh : tawuran,pergaulan bebas,narkoba, video XXX, itu bukan 100% mapel TIK yang punya peran, tapi dikarenakan guru sudah terlalu asik dengan kesibukannya sendiri (banyak rapat =meninggalkan siswa, jiwa "tutwuri handayani" mulai pudar seiring adanya tunj.sertifikasi yang salah sasaran ) dan pengaruh global dari perdagangan bebas, HP Multimedia yang dijual murah sehingga para siswa bebas memiliki dan berekspolasi????????, tanpa diimbangi dengan pembinaan akhlak yang memadai 2 JP gitu...mana cukup. 2. Penambahan jam AGAMA menjadi 4 JP bila perlu 6 JP dengan asusmsi kalau akhlak ditingkatkan maka yang lain mengikuti. "sekali lagi serahkan sesuatu pada ahlinya"
-
saran saya untuk Tim..dalam era globalisasi ini siswa lebih mudah untuk mengenal budaya dari bangsa lain dibandingkan dengan mengenal budaya bangsa sendiri terutama budaya daerah..kalau bahasa daerah ditiadakan, bagaimana nasib siswa? haruskah mereka lebih mengenal budaya lain daripada dengan budayanya sendiri?? untuk itu, mohon kebijakannya agar muatan lokal seperti ini bahasa daerah (pendidikan bahasa Jawa) tetap diadakan,
-
msungguh sedih hati saya melihat rencana kurikulum 2013. disitu mapel bahasa daerah tidak jelas keberadaannya. Kalau hal itu terjadi pasti bahasa daerah akan dikalahkan oleh mapel yang lainnya. Bgaimana nasib guru bahasa daerah yang begitu banyak, apakah mereka harus kehilangan tpp nya, yang jelas-jelas menuntut guru harus mengajar 24 jam, ternyata akan muncul kurikulum baru yang nantinya banyak menimbulkan masalah. Lebih mengerikan lagi anak bangsa ini tidak akan mengenal budayanya sendiri yang penuh etika dan lebih suka siswa akan lebih kenal terhadap budaya pop. TRAGIS. MOHON PERHATIAN BAPAK-BAPAK YANG MENATA KURIKULUM
-
Nationality: noun: Indonesian(s) adjective: Indonesian Ethnic groups: Javanese 40.6%, Sundanese 15%, Madurese 3.3%, Minangkabau 2.7%, Betawi 2.4%, Bugis 2.4%, Banten 2%, Banjar 1.7%, other or unspecified 29.9% (2000 census) Religions: Muslim 86.1%, Protestant 5.7%, Roman Catholic 3%, Hindu 1.8%, other or unspecified 3.4% (2000 census) Languages: Bahasa Indonesia (official, modified form of Malay), English, Dutch, local dialects (of which the most widely spoken is Javanese) Ini adalah kenyataan Profil Indonesia di Mata Dunia... Jadi jika menghilanghkan Mulok Bahasa Jawa, sama dengan genosida bagi bangsa Jawa.......
-
dan juga bagnsa-bangsa (etnis) lain yang bahasa daerahnya dimusna-kan....
-
Yth. Tim perumus. Harap disimulasikan penyusunan jadwalnya. Jangan sampai terjadi ada yang hanya 1 jam pelajaran, itu sangat tidak efektif.
-
Saya Guru Bahasa Daerah (Jawa), Kurikulum Bahasa Daerah (Jawa) selama ini dari tingkat pusat belum mendapatkan perhatian yang lebih intensif. Menurut Undang-undang Dasar 45 Pasal 32 Ayat (2) "Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional." implementasi tari UUD 45 tersebut harusnya tampak pada kurikulum di setiap tingkat jenjang pendidikan. Jika konsep pemerintah lebih mengedepankan pada pendidikan karakter, maka dalam mata pelajaran bahasa daerah (Jawa) banyak muatan karakter (unggah-ungguh) oleh sebab itu pencantuman mata pelajaran Bahasa Jawa di dikurikulum 2013 sangat tepat, jangan hanya sebagai pilihan atau tidak dicantumkan sama sekali, bahwa hilangnya eksistensi kedaerahan yang merupakan aset kepribadian bangsa menjadi luntur karena hilangnya perhatian maksimal dari pemerintah di jenjang pendidikan. Budaya dan bahasa daerah merupakan aset bangsa yang harus dilindungi. Sekali lagi untuk mengiplementasikan UUD 45 pasal 32 ayat 2 tersebut langkah konkrit yang harus dilakukan adalah mengadakan mata pelajaran bahasa daerah mulai dari tingkat pra sekolah sampai perguruan tinggi. Oleh sebab itu pada mapel prakarya, seharusnya ditulis lebih spesifik mulok bahasa daerah
-
siswono, Jawa timur, 5 Dec 2012harap dijelasan secara rinci mengenai pembagian jam mulok (muatan lokal) yang menyatu dengan mapel lain!
-
sulis wahyu, Jawa timur, 5 Dec 2012SAYA GURU BAHASA JAWA. SAYA MEMBAYANGKAN JIKA PELAJARAN BAHASA DAERAH DIHILANGKAN, BAGAIMANA NASIB GURU BAHSA DAERAH YANG LAIN, BUKANKAH JUGA ADA GURU BAHASA SUNDA, MELAYU, MADURA, BATAK DLL.DIMASYARAKAT BAHASA DAERAH SUDAH TIDAK DIPEDULIKAN. TERLIHAT DARI PARA ORANG TUA LEBIH BANGGA JIKA SANG ANAK FASIH BERBAHASA INGGRIS. SEKARANG GANTI PEMERINTAH YANG AKAN MELUPAKAN. Menurut Undang-undang Dasar 45 Pasal 32 Ayat (2) "Negara menghormati dan MEMELIHARA bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional."JIKA PEMERINTAH MELUPAKAN BAHASA DAERAH, UUD 1945 HARUS DIREVISI. ATAU KITA TUNGGU MALAYSIA MENGAKUI BAHASA DAERAH KITA MENJADI MILIKNYA, SUPAYA PEMERINTAH KITA KELABAKAN. BIASANYA BEGITU KAN, PEMERINTAH BARU RIBUT SETELAH NEGARA LAIN MENGAKUI ITU MILIKNYA.
-
arisjawabagus, Jawa tengah, 5 Dec 2012Bahasa Jawa itu bahasa Ibu orang Jawa. Sebagai Bahasa pembentuk karakter generasi muda kita. Jika Bahasa Daerah dihilangkan dari kurikulum SMP, maka tidak lama lagi akan punah. Siapa lg yg akan melstarikan Bhs daerah jika bukan kita sendri. Pendidikan adalah jalur strategis agar kearifan Bahasa Ibu dapat lestari. Bangsa Asing saja ingin memperdalam Bahasa Jawa, kok kita sendiri malah ingin menghilangkan Bhasa Ibu kita sendiri. Dengan ini saya menolak jika alkoasi waktu mapel muatan lokal dikurangi. Mohon Pak M. Nuh untuk meninjau lagi. Masyarakat tentu akan kecewa jika Bahasa Daerah mereka ditiadakan. Saya dengan tegas menolak kurikulum 2013, dimana mapel muatan lokal semakin dikurangi alokasi waktunya.
-
SUTRISNO, Dki jakarta, 5 Dec 2012Kurikulum ini adalah kurikulum yang mengingkari undang undang, dengan meniadakan bahasa daerah sebetulnya negara sedang menghancurkan banyak bahasa daerah di negara ini. Negara tidak bersedia melestarikannya, negara sedang miskin budaya dan mengarahkan kepada bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dan ddngan kejamnya membunuh seluruh bahasa daerah di indonesia yang sebagai kekayaan budaya Indonesia. Ternyata kurikulum ini mengarahkan lulusan untuk berpola pikir kapitalis, mengarahkan kepada lulusan untuk gidak menghormati budaya sendiri, dan menunggu diklaim negara lain, baru kebakaran jenggot. Pak mentri bijaksanalah dan mengambil keputusan.
-
parmin362@yahoo.co.id, Jawa tengah, 5 Dec 2012parmin, magelang saya kurang sependapat dengan dihilangkannya mata pelajaran bahasa daerah
| saya guru IPS, mohon maaf koq pelajaran IPS jam tetap padahal dalam materi IPS itu terdiri dari 4 materi yang mana sampai sejauh ini gak ada perguruan tinggi yang membuka jurusan IPS yang mengkafer pelajaran sosiologi, geografi,sejarah, ekonomidalam satu jurusan. Bagaimana nasibnya para guru IPS y sudah tersertifikasi, apalagi sudah terlanjur dalam satu sekolah terdiri dari guru ekonomi, sosiologi, sejarah dan geografi. kalau dibagi 4 dari 4 JP brarti seorang guru hanya dapat 1 jam,sementara klo sudah tersertifikasi harus mengajar 24am. Gimana nasibnya yg sekolah kecil.... ambil jam disekolah lain semuanya udah punya guru dan sudah bersertifikat. Terus bagaimana nasib kami para guru IPS kedepan....,sementara mp lain ada yang ditambah,,,,bahkan ada yg dikurangi... padahal semua mata pelajaran itu penting...... |
| MAPEL TIK TERINTEGRASI DI SEMUA MAPEL? APA MAKSUDNYA? a. Apakah semua guru mapel menyampaikan materi dengan PENDEKATAN IT? Bila itu yang terjadi, maka apa hubungannya dengan penghapusan mapel TIK. Sehingga penghapusan TIK, TAK PERLU DILAKUKAN. b. Apakah semua guru mapel harus menyampaikan materi tentang Word, XL, Browsing dsb? Bila ya, maka mapel TIK MEMANG PERLU DIHAPUS. tetapi, BILA gal itu terjadi, apakah tidak rancu dan memberatkan guru semua mapel? Apakah malah tidak mengganggu penyampaian materi yang lebih esenssi yang berupa conten mapel tsb? mohon penjelasan Pak menteri.. |
| kebikajan ini perlu dipertimbangkan .... saatnya anak anak belajar berbasis IT kok malah mapel TIK di integrasikan ... itukan merupakan hal yang tidak gampang ... kalau gitu guru guru yang perlu banyak latihan dulu... gimana nasib guru TIK ? |
| Saya setuju, kalau TIK dihapus kita demo saja besar-besaran, kurang puas jadi hacker saja. HIDUP TIK |
| assalammu'alaikum.. pelajaran tik untuk smp baru tingkat dasar..setelah di lakukan uji kompetensi kepada siswa 70% siswa baru bisa "mengetik" dengan aplikasi ms word..padahal pada aplikasi tersebut masih banyak yang bisa dilakukan tidak hanya "mengetik" saja...kalau hanya di integrasikan sama saja dengan anak kelas 3 sd yang baru bias menulis tanpa ada pengetahuan bagai mana cara menulis dengan benar.. |
| ASS.BAPAK PEMBUAT KEPUTUSAN YANG TERHORMAT 1 SEBELUM BAPAK MEMBUAT KEPUTUSAN APAKAH BAPAK MEMIKIRKAN JUGA KAMI YANG TINGGAL DI DAERAH TERPINCIL ? JANGAN CUMA PERKOTAAN YANG SUDAH MAJU DAN BERBASIS INTERNET YANG DILIHAT. TERUTAMA KAMI YANG BERADA DIBELAHAN INDONESIA TIMUR JANGANKAN KOMPUTER LISTRIK SAJA TIDAK ADA APALAGI YANG NAMANYA JARINGAN INTERNET. UNTUK KIRIM APALIKASI PENDATAAN DIKDAS KAMI HARUS KE KOTA KABUPATEN YANG MEMILIKI JARINGAN INTERNET. SEKALI LAGI TOLONG DIJELASKAN APA INI YANG DISEBUT KEMAJUAN MENURUT BAPAK ? ATAU HANYA INGIN MENGHABISKAN ANGGARAN SEHINGGA MENYUSAHKAN ANAK BANGSA KE DEPAN ? DIMANA HATI NURANI BAPAK YANG TERHORMAT. JAM PELAJARAN AGAMA DIKURANGI ATAU INI MERUPAKAN CARA AMERIKA UNTUK MEMERANGI BANGSA INDONESIA SUPAYA KITA TIDAK MENGETAHUI DUNIA LUAR ????? |
| Assalamu'alaikum... Ikut urun rembug ya... Pelajaran TIK SMP/MTs saat ini ibaratnya cuma seperti belajar memakai baju, hanya mempelajari cara menggunakan aplikasi orang lain. Jadi anak-anak sebenarnya belum diajari tentang ilmu TIK. Pembuat kebijakan hendaknya mempunyai wawasan yg luas tentang ilmu pengetahuan. Karena Menyangkut masa depan bangsa. Kalau cuma memakai baju memang gak harus sekolah kan??? diutak-atik sendiri juga akhirnya bisa.... Seperti itu ibarat materi TIK saat ini. Saran saya, perbaiki kurikulum TIK! Jangan malah dihapus! Ajari anak-anak tentang ilmu TIK yang sesungguhnya, jangan cuma diajari cara menjadi user tok. Kurang bermutu memang materi mapel TIK saat ini, harus ditingkatkan. Agar generasi muda bisa menciptakan segala hal seperti anak-anak di negara lain. Kalau para pejabat tak bisa membawa kemaslahatan umat lebih baik tau diri aja, jangan cuma senang jadi pejabat. Tanngung jawabnya dunia wal akhiroh lo... Apalagi kalau sampai merugikan banyak pihak. |
| ADA APA DENGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA, TIDAK DIPUNGKIRI SAYA DAN TEMAN2 SUDAH TERBIASA DENGAN INTERNET DAN BEBERAPA APLIKASI. INI JUGA BANTUAN TEMAN DAN GURU SAYA. TAPI NANTI SAYA HARUS BELAJAR SENDIRI KARENA PERKEMBANGAN SOFTWARE TERNYATA SANGAT CEPAT. INI TIDAK MASALAH BAGI SAYA WALAU LAMA PASTI BISA, KARENA SAYA MEMANG TERTARIK PADA TIK. TAPI BAGAIMANA DENGAN TEMAN2 SAYA, BAKAN BANYAK GUR DITEMPAT SAYA MENGJARPUN MASIH BINGUNG KALO MENGGUNAKAN LAPTOPNYA. AH SUDAHLAH SAYA BINGUNG... BAGAIMANA GENERASI SAYA DAPAT MENGIKUTI PERKEMBANGAN IT YANG SANGAT CEPAT KALO TEMPAT BERTANYA DAN BERLAJAR SAYA DIHAPUS.... SELAMAT JALAN IT, JADILAH GENERASI TERTINGGAL, N GATEK HE..... HE KCIAN DH KM ADIEK2 KELASKU.... |
| Seorang guru TIK non PNS bisa kuliahkan anaknya setelah mendapatkan tunjangan sertifikasi TIK, tapi nasib selanjutnya entah bagaimana jika emang TIK dihapus pak metri.......tegakah ia menghentikan kuliah anaknya ?, untunglah ia seorang guru yg tak mungkin nekad walau kepeped. Ia ingin anaknya menjadi harapan bangsa, tapi jika kuliah terputus...... haruskah mentri disalahkan?, tolong pak mentri, jangan samakan gaji saya dengan dirimu, lihatlah nasib orang-orang di bawahmu yang hanya punya mimpi....... |
| saya harap mentri pendidikannya diganti aja.karena gak tau teknologi..... |
| Ya Allah tolonglah kami sebagai guru TIK...mudah2an mapel TIK tidak dihapus...kepada pemerintah sebaiknya lebih arif dalam memutuskan suatu kebijakan... |
| Assalammu'alaikum,bapak menteri yg terhormat,saya adalah guru TIK dari Banyuwangi,hanya ingin bertanya kenapa mapel TIK di hapus pak,padahal di era globalisasi ini semua siswa harus melek IT. Jika kebijakan bapak menteri yg terhormat tetap dilanjutkan bukankah gurunya yang semakin pintar dan anak bangsa jadi gagap teknologi alias gaptek. Kalau siswa dari kota masih mungkin di rumah punya laptop,tapi bagi siswa yang ada di tingkat desa seperti anak didik saya, bisa beli buku saja alhamdulillah pak. Selama saya mengajar TIK siswa kelas 7 banyak yg belum tahu cara mengoperasikan komputer sama sekali,bahkan pegang mouse saja bingung. Bapak menteri yang terhormat,jikalau keputusan itu tidak bisa berubah,smua harus jelas,mau di kemanakan guru TIK? Apakah kami harus jadi pengangguran mendadak?bagaimana juga nasib anak bangsa yang gaptek IT nantinya jika TIK di hapus? Mohon penjelasannya segera ya pak .. |
| Lebak Pasongsongan Sumenep Madura saya guru TIK di MTs yang terletak di pedesaan, setelah saya pikir mendalam (tanpa mendahulukan kepentingan pribadi) tentang adanya kurikulum 2013 yang menghapus mapel TIK, saya setuju saja mau diobok-obok model apapun atau bahkan lebih baik jika ditingkat SMP itu langsung penjurusan dan Mapel yang diajarkan hanya Mapel yang sesuai dengan jurusannya saja, contoh jurusan IPA semua yang diajarkan hanya IPA ditambah agama dan tentunya juga yang diajarkan penguasaan komputer karena ada keterkaitan seluruh mapel dengan komputer. dengan begitu saya yakin indonesia akan banyak orang yang hebat karena menguasai mapelnya sejak SMP sampai perguruan tinggi. berbeda dengan kurikulum yang sekarang masih memasukkan mapel macam-macam yang ujung-ujungnya tidak menghasilkan siswa berbobot yang pada akhirnya akan merubah kurikulum seperti saat ini. jadi saya harapkan sekali merubah kurikulum rubah semua dan tinggal lembaga masing-masing yang mengatur kelulusan dan mapel yang diajarkan, kalau seperti saat ini saya hanya bisa katakan "damailah hati" walau TIK tak lagi diperlukan dan UN masih menjadi tolak ukur pendidikan di Indonesia. |
| Di kasih pelajaran TIK aja masih banyak anak yang takut pegang komputer!atau spesifiknya pegang mouse aja takut?apalagi kalo ga di ksh pelajaran TIK di jenjang SMP?????? pernahkan P, Menteri atau Perumus Kurikulum terjun langsung ke lapangan... terutama di daerah!!!!!....melihat langsung pembelajaran di lapangan? mereka hanya bisa OMONG thok!atau hanya tau secara TEORI... jangan menyamakan permasalahn di PENDIDIKAN... karena kultur PENDIDIKAN di tiap daerah TIDAK SAMA! |
| ass. saya adalah mhs stain
bukittinggi yang sedang dalam menuntut ilmu di jentang perkuliahan
dengan prodi PTIK(pendidikan teknik informatika dan komputer) ,.,. saya
sangat tidak setuju jika kur 2013 menghilangkan mapel TIK , jika
dihilangkan ,.,. apa gunanya kami yg berjumlah ratusan dan ribuan lagi
dari universitas dan perguruan tinggi lainnya kuliah dengan prodi dan
fakultas tsb,., toh nyatanya tidak bisa di implementasikan ke guruan
kami,., sungguh kami mengorbankan waktu dan uang untuk mendapatkan gelar
s1, s2 dan untuk mendapatkan peluang usaha ,.,jika kurikulum 2013
tersebut dengan menghapus mapel tik ,.,. kami mahasiswa tik yg jumlahnya
di indonesia mencapai ribuan dan ditambah dengan guru tik akan demo
besar besaran ,.,., dan pasti jika tetap di jalankan ,.,.saya rasa
pengetahuan murid sd,smp,sma hanya yg bisa ia dapatkan di
internet/diwarnet itupun jika ia mau mencari pelajaran,.,. jika tidak
,.,., apalah mereka tidak bisa ,.,., membuat daftar isi aja gk bisa
mungkin,.,., karena,., ada teknik dalam pembuatan proposal, laporan
dlll,.,., apa bapak/ibu2 pencanang menghilangkan mapel tik
,.,.,pelajaran tik itu hanya word,exel dan power point,.,.,? bukan hanya
itu,.,. tapi masih banyak lagi,.,., jika dihapuskan mapel tik .,,.,
gaptek lah siswa di indonesia,.,tidak bisa masuk dunia kerja karena ndk
bisa buat laporan bahkan surat lamaran dg menggunakan komputer,.,. mohon pertimbangkan lagi,.,., |
| Rencana Implementasi kurikulum 2013 digulirkan banyak pendapat dan wacana penerapan kurikulum yang baru lebih pada keraguan dan kekecewaan. pemerintah sudah seharusnya melibatkan guru dalam membuat kurikulum. draf yang sekarang sudah ada masih perlu dimintai pendapat personil pelaksana kebijakan. Jangan sampai penerapan kurikulkum hanya akan menimbulkan masalah baru yang semakin memperumit pendidikan di Indonesia. Kebingungan kita semua karena penjabaran yang tidak jelas sehingga menimbulkan multitafsir yang tidak jelas pula. Perlu dipikirkan jangan sampai pendidikan di Indonesia menjadi lebih maju. Buat temen-temen yang mapelnya diobok-obok jangan pesimis pasti ada jalan keluarnya. Selamat berjuang |
| kurikulum 2013 memiliki tujuan yg baik. tapi dengan mengilangkan TIK di SMP merupakan Kebodohan besar. penggagasnya yg bodoh. |
| Pelajaran TIK dihilangkan sangat tidak setuju, mengapa mengingat mata pelajaran TIK untuk jaman sekarang adalah sangat dibutuhkan apalagi TIK adalaha selalu mengalami perubahan dasn selalu berkembang, kalau tidak ada bimbingan dari guru yang memiliki kompetensi TIK mana mungkin siswa dapat menguasai teknologi ini,saran saya Silabus TIK nya yang diperdalam lagi.. sehingga siswa akan mampu mengembangkan potensinya..Disamping itu biar tidak menimbulkan keresahan bagi guru guru TIK yang dengan susah payah untuk memenuhi kompetensinya agar mendapatkan sesuatu yang diharapkan..akhirnya semoga Bapak Bapak pembuat kebijakan agar lebih Arif dalam memberikan keputusan agar tidak membingingkan kami kami yang dilapangan ,,semoga bangsa ini akan semakin maju..Amin |
| Kepada para guru TIK ya terimalah aja nasibmu, dasar nasib lg sial, dulu pada awal adanya Mapel TIK, anda semuanya berjuang keras utk belajar TIK supaya bs ngajar TIK dg baik, tp skrg anda hrs berjuang lg utk mengamankan kebijaksanaan Mendiknas dengan dihapusnya Mapel TIK, Anda skrg hrs berkorban lagi dengan tdk mendapatkan jam mengajar ( berarti tdk kana dapat tunjangan profesi pendidik. Percayalah bahwa perjuangan anda tdk akan sia2, pasti Tuhan mempunyai rencana terbaik buat Anda semua |
| Guru2 TIK Seluruh Indonesia, tenang aja, nanti kalo Mapel TIK jadi dihapus, maka anda semua akan diangkat jadi anggota DPR, dengan gaji + tunjangan sebesar Rp 55 jt perbulan, gimana setuju? |
| Ayo turun ke jalan saja, di sini belum tentu dibaca, jangan mau diombang-ambingkan guru juga manusia makan nasi punya anak punya istri |
| saya guru tik smp kota blitar. teman2 pengajar tik smp tidak usah risau. kita harus yakin pasti ada solusi untuk guru2 tik smp. tetap semangat dalam mengembangkan teknologi!!!!!! |
| Jika TIK SMP dihapus, maka : 1. Nasib guru TIK akan terkatung-katung, apalagi yang sudah bersertifikasi. 2. Siswa tidak lagi / kurang memiliki kompetensi TIK, padahal di saat ini siswa dituntut untuk menguasai TIK. walaupun alasannya TIK akan diintegrasikan ke mapel lain, tapi sudah siapkah masing-masing guru mapel ? dan apakah sarana pembelajaran berbasis TIK juga sudah mendukung ? Jadi kesimpulannya saya selaku guru TIK tidak setuju jika TIK dihapus dari kurikulum. |
| assalamualaikum.... saya guru bhs jawa.mohon maaf apabila muatan lokal(bhs jawa)di tiadakan apa tidak menghilangkan kebudayaan yang ada di negara kita?tanpa ada ny a muatan lokal sperti hal nya(bhs jawa) mau jadi apa anak--anak penerus bangsa kita tanpa ada nya bekal kebudayaan,pdhl buda ya kita harus tetap di jaga dan di lestarikan. terus masalah nasib guru yang sudah bersusah payah mendapat kan gelar s1(bhs jawa)mau di buat pa lo muatan lokal sperti ni di hapus,trs nasib yg sudah ber tahun2 menjadi guru bhs jawa mau dikemanain..... mohon di pertimbangkan lagi..... |
